Showing posts with label quallesqy. Show all posts
Showing posts with label quallesqy. Show all posts

Wednesday, April 13, 2011

Tifatul: Nonton Porno, Bukan Dosa Besar

JAKARTA - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring membela Arifinto, anggota DPR yang tertangkap kamera tengah menonton video porno saat paripurna DPR, Jumat lalu.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini, perbuatan Arifinto melihat video porno bukanlah dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah.

"Ingat beliau (Arifinto) tidak membuat video porno, hanya melihatnya. Dia membukanya dari link yang dikirim kepadanya,” katanya di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/4/2011).

Dia menjelaskan, dalam Islam ada yang disebut kabair alias dosa-dosa besar yakni musyrik kepada Allah, durhaka kepada orang tua, membunuh, berzina, dan membuat sumpah palsu.

“Ini bukan termasuk kabair. Jadi kita profesional juga. Kalau cuma menonton belum masuk berzina, masih menyerempet lah,” ujarnya.

Karenanya dia meminta publik untuk tidak menghakimi Arifinto telah berbuat tercela dengan menonton video tidak senonoh di tempat umum. “Beliau itu dikirimi link kemudian dia buka. Itu saja kesalahannya jadi proporsional juga itu. Dia tidak menipu orang," tegasnya.  

 

Komentar: Terus ngapain blokir situs porno, ngeliat doang kan bukan dosa besar???

Monday, April 11, 2011

Rela Gadaikan Citra, Pasti Ada Apa-apa

Jakarta - Marzuki Alie benar-benar ngotot. Ia terus pasang badan dan tetap berkeras agar pembangunan Gedung DPR dilanjutkan. Semua nasihat bahkan protes keras tidak digubrisnya. Usulan survei untuk mengetahui respon masyarakat pun ditolak mentah-mentah.

"Ini cuma orang-orang yang elite yang paham yang bisa membahas ini, rakyat biasa nggak bisa dibawa. Kalau rakyat biasa dibawa pusing pikirannya," kata Marzuki.

Tentu saja Marzuki panen kritik. Tapi ya Ketua DPR itu tetap  tidak peduli. Bahkan nasihat Presiden SBY agar pembangunan gedung yang akan menghabiskan dana Rp 1,1 triliun lebih itu ditunda untuk efisiensi anggaran pun tidak dihiraukan.

Dalam rapat konsultasi pimpinan DPR, Marzuki memberi opsi setuju atau tidak setuju. Hasilnya, rapat pada 7 April 2011 itu memutuskan pembangunan dilanjutkan. Hanya  PAN dan Gerindra yang menolak.

Marzuki juga menjilat janjinya sendiri. Sebelumnya ia menyatakan pembangunan gedung DPR bisa dibatalkan bila ada satu fraksi yang menolak. Tapi meski dua fraksi menolak, politisi Partai Demokrat itu tetap memutuskan pembangunan gedung DPR itu harus diteruskan.

Marzuki tentu tidak sendirian. Para wakil pimpinan DPR, misalnya Anis Matta dan Priyo Budi Santoso pun seia sekata dengan Marzuki. Para pimpinan DPR itu bulat sepakat pembangunan harus dilanjutkan.

Sikap ngotot itu tentu saja menerbitkan tanda tanya. DPR yang merupakan wakil rakyat bisa begitu tuli dengan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Bahkan mereka rela citranya hancur demi tetap berlanjutnya pembangunan gedung tempat mereka bertugas. Ada apa ini?

"Sampai rela citranya buruk, rela dicaci maki asalkan nafsu untuk membangun gedung baru tetap terjadi. Mungkin ada deal,  atau ada janji yang sudah terlanjur dibuat dengan pihak tertentu," kritik Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang.

Tentunya ada kepentingan yang melatarbelakangi kengototan Marzuki Alie cs itu. Kecurigaan Marzuki cs memetik keuntungan besar atas pembangunan tersebut pun muncul. Akhir-akhir ini misalnya beredar SMS yang isinya menyatakan sejumlah perusahaan peserta tender telah memberikan uang muka untuk proyek gedung DPR.

Menurut informasi dari sumber detikcom di DPR, SMS tersebut berisi informasi pemberian uang jadi pembangunan gedung baru DPR dari dua perusahaan peserta tender pembangunan gedung baru DPR. Untuk diketahui proses tender pembangunan gedung baru DPR sedang berlangsung. Peserta tender berasal dari sejumlah perusahaan besar antara lain PT PP, PT Adhi Karya, dan PT Wika.

SMS ini makin memperkuat kecurigaan ada uang kotor di balik kengototan DPR. Para pimpinan DPR tentu saja membantah menerima uang. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso misalnya menyatakan SMS itu ttanpa fakta. "Saya pastikan itu tidak ada," tepis Priyo.

Tapi bantahan itu tidak menghilangkan kecurigaan orang. Terlebih sebelumnya sudah banyak preseden anggota DPR terlibat kasus korupsi. Sebut saja yang terakhir 22 mantan anggota DPR ditahan KPK terkait kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom. Juga kasus Abdul Hadi yang ditangkap KPK terkait suap proyek pembangunan dermaga di Indonesia bagian timur. Kemudian juga proyek renovasi rumah DPR RI di Kalibata senilai Rp 445 miliar yang diduga di-mark up.

"Bisa saja SMS itu benar karena modus tersebut pernah terjadi. Yang jadi masalah karena sampai saat ini memang belum ada bukti ataupun wistleblower yang mengungkap," kata peneliti Korupsi Politik ICW Apung Widadi.

Meski masih sulit mengungkap soal cipratan duit ke pimpinan DPR, indikasi adanya korupsi sudah tercium. Aliansi LSM melaporkan indikasi korupsi tersebut ke KPK. Indikasi korupsi itu antara lain tentang ketidakjelaskan penggunaan Rp 14 miliar yang sudah kleuar.

"Ada pengeluaran yang tidak rasional, misalnya anggaran untuk membuat grand desain itu lebih kecil daripada anggaran untuk mengkaji atau menurunkan volume gedung dari 36 lantai menjadi 27 lantai. Untuk penurunan lantai ini biayanya Rp 4 miliar, sementara untuk grand desain Rp 1,8 miliar," ulas Sebastian yang mewakili Formappi, yang tergabung dalam aliansi LSM yang melapor ke KPK.

Sementara FITRA menyoroti kejanggalan dalam usulan harga pembangunan gedung. Awalnya nilai pembangunan diusulkan itu Rp 1,8 triliun. Setelah dikritik masyarakat, turun menjadi Rp 1,6 triliun. Lalu turun lagi menjadi Rp 1,3 triliun dan terakhir turun menjadi Rp 1,1 triliun.

"Ini ada indikasi kuat oknum-oknum pemburu rente dalam pembangunan gedung," kata Sekretaris Nasional FITRA Yuna Farhan. Yang perlu dicurigai terkait indikasi korupsi itu, menurut FITRA, selain pimpinan DPR sebenarnya adalah Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dan Sekretariat Jenderal DPR.

Polisi Suka `Menjebak` Pengendara

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Timur Pradopo diharapkan segera mengambil tindakan tegas atas maraknya aksi "penjebakan" oleh polisi di jalanan Ibu Kota Jakarta.

Pasalnya, aksi meresahkan ini bukan hanya tidak mendidik, namun juga justru menambah kemacetan baru alih-alih menertibkan kemacetan itu sendiri.

"Kapolri harus segera menertibkan aksi polisi yang suka "menjebak" masyarakat di Jakarta. Seharusnya polisi-polisi itu tidak menjebak, tapi bertugas menertibkan pengendara di simpul-simpul kemacetan dan mengurai kemacetan," kata Ketua Indonesia Police Watch, Neta S Pane, dalam siaran persnya, Ahad (10/4).

Aksi polisi, imbuh Neta, akhir-akhir ini kian ganas di berbagai jalanan Jakarta. Polisi biasanya beroperasi di tikungan, pertigaan, lampu merah, di atas flyover, di tengah underpass, dan di pojok-pojok jalur busway.

Neta menambahkan sedikitnya terdapat 25 titik jebakan yang sangat rawan pungli. Berdasarkan pantauan Media Indonesia, titik-titik itu antara lain flyover Galur (Jakarta Pusat), pertigaan Apartemen Palazzo dekat Polsek Kemayoran Jakarta Pusat, Jalan Jenderal Gatot Soebroto Jakarta Selatan, dan jalur busway depan Universitas Trisakti Grogol Jakarta Barat.

Target operasi yang paling banyak ialah pengendara motor. Mereka ada yang 'iseng' memberhentikan pengendara untuk bertanya kelengkapan, namun ada pula, seperti yang diungkap Neta, sengaja 'menunggu' para pengendara yang bandel. Padahal mereka seharusnya mengarahkan para pengendara tersebut sebelum masuk jalur busway atau flyover itu sendiri.

Ironisnya, aksi ini makin marak terjadi di tengah-tengah upaya Polda Metro Jaya melakukan Operasi Simpati.

Neta pun menyayangkan upaya Polri yang terkesan 'kejar setoran' ini karena Polri baru saja ditetapkan mendapat dana renumerasi. "Untuk itu IPW mendesak Kapolri menurunkan tim khusus untuk menertibkan aksi tersebut," pungkas Neta.(MI/ICH)

Saturday, April 09, 2011

Death Collector!

Dalam realita, hukum rimba lah yang dianut debt collector. Mereka harus siap membunuh.

VIVAnews - Selasa pagi, 29 Maret 2011, Irzen Octa tak punya firasat apa pun. Dia pamit kepada istrinya pergi ke kantor. Segar bugar, pagi itu Octa meninggalkan rumahnya di kawasan Perumahan Budi Indah, Tangerang, Banten.

 
Sang istri, Esi Ronaldi, juga melepas suaminya dengan enteng meski baru sehari sebelumnya ada peristiwa yang mengusik hatinya. Dua lelaki berbadan tegap berwajah sangar datang ke rumahnya mencari Octa. Yang dicari ketika itu tak ada di tempat.

"Kalau ada waktu, nanti aku temui di kantornya saja," Esi menirukan Octa saat berpamitan.
 
Dan setelah itu, suami Esi yang adalah juga Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa, tak lagi pernah pulang ke rumah.

***

Siang itu juga, sekitar pukul 10.08 WIB, Octa mendatangi kantor kedua tamu tadi. Letaknya di lantai lima, Menara Jamsostek, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Ini tak lain adalah kantor Citibank Cabang Menara Jamsostek. Di situ, kepada petugas sekuriti Octa minta bertemu Boy Yanto Tambunan, salah satu tamu itu yang rupanya adalah karyawan outsourcing Citibank. Tak berapa lama menunggu, mereka bertemu.  

Tujuan Octa sudah pasti. Dia ingin mengklarifikasi tagihan kartu kreditnya yang membengkak. Dalam versi Octa, utangnya hanya Rp60 juta, namun bank asal Amerika Serikat ini menagih Rp100 juta.

Pukul 11.20 WIB, Octa dibawa ke Ruang Cleo. Ini rupanya bukan sembarang ruangan. Ini adalah salah satu ruang interogasi bagi nasabah yang tagihannya masuk kategori lampu kuning, atau bahkan merah.

Begitu dia masuk, di dalam sudah ada tiga juru tagih lain. Semua sangar. Mereka adalah Aries Lukman, Donald, dan Hendry. Atas perintah Boy, ketiganya menginterogasi secara bergantian.

Tak puas mendengar penjelasan Octa, Aries marah. Dia menggebrak meja. Saat itu juga Donald menendang dan memukul Octa. Tak berapa lama kemudian, Octa merintih kesakitan. Kepalanya sakit. Tapi tetap saja, ketiganya membentak-bentak.

Pukul 12.10 WIB, dua karyawan di kantor itu, Nur Apriliani dan Rosdianah, melihat kejadian itu dari luar ruangan. "Octa sudah tergeletak di lantai," kata Apriliani, seperti ditirukan Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Gatot Edi Pramono. "Kaki terbujur dan mulut mengeluarkan busa."

Diberi tahu Apriliani, Aries malah tertawa. Beberapa saat kemudian, Aries mengambil telepon genggam Octa dan menghubungi Tubagus, teman korban. Hingga Tubagus datang, sekitar pukul 13.35, Octa masih tergeletak di lantai Ruang Cleo. Baru setelah itu, dia dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, Bendungan Hilir. Diperiksa dokter, Octa sudah tak bernyawa.

Jazad Octa langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Hasilnya sangat mengejutkan. Kematian Octa disimpulkan akibat pecahnya pembuluh darah otak. Di jazadnya juga ditemukan tanda-tanda mati lemas kekurangan oksigen. Selain itu juga ada berbagai kejanggalan lain, seperti lebam pada bagian belakang tubuh, rahang yang kaku, luka lecet pada sekat hidung, kedua lubang hidung mengeluarkan darah, dan tubuh kebiru-biruan.

"Pada mayat laki-laki berusia 50 tahun ini ditemukan luka bekas kekerasan benda tumpul," dinyatakan dokter forensik dr. Ade Firmansyah dalam dokumen otopsi.

***

Utang tetap utang. Utang adalah kewajiban yang harus dilunasi, apa pun keadaannya. Begitu kira-kira prinsip Hercules—jagoan penguasa Tanah Abang era 80-an dan pemilik usaha penagihan. Buat dia, orang yang tak bayar utang seperti Octa sama saja dengan penipu. "Matilah si tukang tipu," kata dia kepada Edy Haryadi dari VIVAnews. "Ini bahasa saya."

Di mata Hercules, kematian seringkali menjadi resiko tak terelakkan dari bisnis penagihan utang. Sebagai debt collector, dalam keadaan tertentu, bila tak membunuh, ya mereka yang dibunuh. Hercules tak setuju bila polisi melindungi pengutang.

"Saat saya ditagih utang, apa betul bila saya minta perlindungan polisi? Kan tidak. Ini urusan saya harus bayar utang." Selagi debt collector tak menyentuh nasabah, menurutnya tak bisa polisi turun tangan. "Kalau boleh seperti itu, saya akan utang banyak-banyak. Habis itu, kalau ada orang menagih, saya minta perlindungan polisi," katanya.

Hercules bercerita kenapa juru tagih utang bisa sampai membunuh. Dia mencontohkan saat menagih utang di kawasan Kemang, Jakarta, pada 2001 silam. Dia dan anak buahnya beberapa kali mendatangi nasabah yang berutang. Namun, tagihan tak dilunasi juga. Lama-kelamaan, si pengutang yang justru petantang-petenteng menggunakan bantuan preman.

"Kalau sudah begini kita adu kecepatan. Ternyata orang itu kalah. Kalau saya kalah cepat, orang itu yang membunuh saya," katanya. "Saat itu lawan saya mati dua, termasuk nasabah. Saya masuk rumah sakit, dapat beberapa jahitan."

Lagi dia menekankan, dalam situasi seperti itu kalau tidak membunuh, dialah yang pasti dibunuh. (Baca wawancara khusus Hercules).

Berbeda dengan penjelasan blak-blakan itu, perusahaan jasa penagihan utang di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, membantah anggapan bahwa debt collector identik dengan ‘death collector’. "Jangankan memukul, menyentuh nasabah saja tak boleh," kata Direktur PT Metro Lintas, David Ballo, di kantornya.

David menuturkan, antikekerasan adalah bagian prosedur kerja yang ditetapkan pihak bank sebagai pengguna jasa dan manajemen perusahaan sebagai agen penagih. Perusahaan pun diaudit berkala, memastikan prosedur penagihan berjalan sebagaimana disepakati. "Bank akan mengaudit per enam bulan atau bahkan tiga bulan sekali," katanya.

Soalnya, penggunaan kekerasan akan mempengaruhi reputasi bank. Ini biasanya tak disukai pemakai jasa mereka. Meski demikian, David mengaku tak selamanya saat di lapangan debt collector bisa dikontrol. Tapi, dia mengatakan, perusahaan akan menindak tegas setiap anak buahnya yang menyalahi aturan. "Saat ada keluhan nasabah, langsung kami tindaklanjuti," katanya.

David menerangkan Metro Lintas memiliki kode etik yang harus dipatuhi karyawannya saat menagih. Antara lain, juru tagih harus menjaga sopan-santun saat mengunjungi nasabah. Mereka tak boleh bertamu antara pukul 21.00-06.00 WIB, dan dilarang masuk ke dalam rumah nasabah dengan menggedor pintu maupun mengancam. Saat perundingan, juru tagih juga dilarang melakukan kekerasan, seperti menteror, memukul, menampar, atau menendang nasabah dan keluarganya.   

***

Debt collector punya penjelasan, nasabah punya keluhan.

Deputi Gubernur BI Budi Rochadi mengatakan selama ini BI memang kerap menerima pengaduan masyarakat. Sebagai regulator perbankan, BI biasanya memanggil bank dimaksud untuk mengatasinya. "Selama ini begitu. kami panggil bank itu, kami selesaikan," kata Budi.

Budi mengakui penggunaan jasa debt collector memang lumrah dalam perbankan nasional. Apalagi, setelah Kredit Tanpa Agunan (KTA) menjamur seperti sekarang.

BI sendiri mengakomodasi peran debt collector dalam peraturan penagihan utang. Meski tak disebutkan eksplisit sebagai ‘debt collector’, celah itu dibukakan bank sentral melalui istilah ‘pihak ketiga’ dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) 11/11/PBI/2009 dan Surat Edaran BI (SEBI) 11/10/DASP tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu.

Aturan itu menyebutkan penggunaan jasa pihak ketiga hanya bisa dilakukan jika kualitas kartu kredit masuk kategori diragukan atau macet. Cara penagihan ditetapkan tidak boleh dengan cara melanggar hukum, termasuk melakukan tindakan kriminal. Pihak ketiga juga diatur hanya bisa menagih menurut beberapa tahap.

Pertama, nasabah yang terlambat membayar harus dihubungi pegawai bank terlebih dulu. Jika nasabah masih mangkir, barulah bank menghubungi debt collector dan menyerahkan data nasabah. Setelah itu, debt collector tidak dibolehkan langsung menagih. Menurut aturan, mereka hanya boleh mendatangi rumah nasabah untuk meminta mereka datang ke kantor bank untuk menyelesaikan kewajiban. Jika ini tak jalan juga, barulah debt collector boleh menagih dan menerima pembayaran langsung ke konsumen.

Kematian Octa membuktikan aturan itu tak jalan.

Dewan Perwakilan Rakyat pun berpikir ulang. Wakil rakyat meminta bank sentral merevisi aturan penagihan piutang oleh pihak ketiga. Setelah melalui rapat panjang pada 5-6 April, Komisi Keuangan dan Perbankan DPR merekomendasikan BI untuk melarang semua bank menggunakan jasa debt collector sampai diterbitkan peraturan baru.

Membacakan kesimpulan hasil rapat kerja dengan BI, Citibank, dan Kepolisian RI, Jumat pekan lalu, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Ahsanul Kosasi menegaskan, "Perbankan harus melakukan penagihan langsung kepada nasabah. Tanpa melalui perantara."  (kd)

• VIVAnews

Monday, March 21, 2011

Ibu Hamil Mengalami Depresi Karena 'Dicueki' Suami

detik.com, Jakarta, Ibu hamil seringkali depresi karena mengalami banyak perubahan fisik maupun hormonal. Tapipenyebab paling banyak ibu hamil mengalami depresi adalah akibat tidak mendapatkan dukungan dari pasangan.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa faktor yang paling menentukan kadar depresi seorang ibu hamil adalah hubungannya dengan pasangan. Penelitian yang diterbitkan dalam BMC Public Health ini melibatkan 50.000 perempuan hamil dari Norwegia yang diminta mengisi kuesioner.

Pasangan atau suami yang tidak mendukung sangat terkait dengan kondisi depresi pada ibu hamil, sedangkan suami yang mendukung akan membuat ibu hamil lebih bisa menghadapi semua tekanan yang ada, seperti dikutip dari Healthland.Time, Senin (21/3/2011).

Penderitaan emosional yang dialami ibu hamil karena kondisinya bisa mengacu pada depresi. Depresi yang dialami selama masa kehamilan bisa berdampak pada kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah dan akibat buruk lainnya yang berimbas pada kehidupan anak nantinya.

Jika ibu hamil tidak mendapatkan dukungan dari pasangan maka ia harus menghadapi sendiri segala tekanan dan perubahan yang terjadi selama kehamilannya. Hal ini akan mempengaruhi pikiran dan suasana hatinya yang memicu stres tingkat tinggi atau depresi.

Sementara itu penelitian lain yang dilakukan oleh ilmuwan dari Columbia University menemukan bahwa ibu hamil yang depresi akan mengalami tekanan ketika melakukan tugas yang menantang mental, sedangkan ibu hamil dengan suasana hati baik tidak mengalami tekanan. Walaupun tugas yang diberikan untuk keduanya adalah sama persis.

Gejala depresi yang muncul pada ibu hamil biasanya sering merasa sedih, berkurang atau hilangnya ketertarikan pada aktivitas yang disukai, menurunnya selera dan nafsu makan, selalu merasa lelah atau kurang energi serta tidak bisa tidur dengan nyenyak. Gejala ini biasanya terjadi selama kurun waktu 1-2 minggu.

Jika ibu hamil merasakan salah satu dari gejala tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan pasangan atau dokter untuk menghindari depresi lebih lanjut yang bisa berefek pada kondisi janin dan kehamilannya.

Mengingat efek buruk yang akan timbul jika ibu hamil mengalami depresi, maka sangat penting bagi pasangan untuk memberikan dukungan yang penuh dan positif pada ibu hamil. Dukungan dan perhatian lain dari keluarga, teman atau lingkungan juga penting untuk mencegah depresi pada ibu hamil.

Thursday, March 17, 2011

7 Hal yang Membuat Wanita Rindu Hamil

Jakarta - Cukup banyak hal menyenangkan yang dirasakan wanita saat hamil. Mulai dari lebih diperhatikan sampai tampak lebih glowing, adalah dua hal yang dialami wanita hamil.

Terlepas dari ketidaknyamanan yang dirasakan, seperti sakit punggung dan kaki kram, tetap saja, ada beberapa hal dari kondisi kehamilan yang terkadang membuat rindu. Berikut ini tujuh hal yang membuat Anda rindu untuk hamil lagi:

1. Makan Tanpa Beban

"Seorang wanita bisa makan lebih banyak saat hamil karena memang mereka makan untuk dua orang," ujar Direktur Center for Women’s Health and Sports Gynecology di Philadelpia, Mona M. Shangold. "Berapa banyak kalori yang dibutuhkan seorang ibu hamil, tergantung sebarapa aktif sang ibu dan bagaimana metabolisme tubuh," tambahnya.

2. Merasa Spesial
Wanita hamil bisa merasa spesial karena mereka adalah orang yang menjadi tempat makhluk hidup tumbuh di perut mereka. "Aku selalu bilang pada pasienku, sadarkah kalau kamu sedang membuat makhluk hidup di perutmu," ujar Dokter Kandungan asal Fakultas Kedokteran, Univeristas California, Allan Lichtman. Menurut Lichtman, tidak ada hal yang lebih spesial lagi, selain menjadi tempat berkembangnya seorang janin di dalam perut.

3. Glowing
"Kamu tambah cantik." Pernahkah Anda mendapat pujian tersebut dari teman atau kolega saat tengah hamil? Cukup banyak wanita hamil yang kerap mendapat pujian tersebut.

Menurut Lichtman, bersinarnya (glowing) wanita hamil sebenarnya lebih sebagai sebuah mitos ketimbang fakta. Namun kenyataannya, hal itu terjadi.

"Sebenarnya memang ada peningkatan sirkulasi darah, namun itu umumnya tidak terlihat di wajah," jelasnya.

4. Ngidam
Rata-rata wanita hamil akan merasakan ngidam. Ngidam bisa diartikan ingin akan sesuatu yang muncul tiba-tiba dan harus dipenuhi dengan segera. Ngidam ini biasanya menyangkut makanan atau minuman.

"Penting bagi wanita hamil untuk mendengarkan apa yang tubuh mereka mau," ujar Ahli Nutrisi Susan Kundrat.

Seorang wanita hamil terkadang ngidam makanan yang tidak biasa. Selama makanan atau minuman tersebut tidak membahayakan, menurut Susan, silahkan saja keinginan ngidam itu dipenuhi.

5. Berbelanja
Saat hamil, bisa belanja baju baru adalah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan. Jika biasanya kita harus membatasi diri dalam berbelanja, ketika berbadan dua, mau tidak mau membeli baju baru harus dilakukan.

Bukan hanya baju untuk si ibu saja, ketika hamil, Anda pun akan dengan senang hati membeli berbagai kebutuhan si kecil. Mulai dari membeli baju, peralatan mandi, stroller, tempat tidur bayi, dan berbagai benda lainnya yang diperlukan bayi.

6. Dimanja
Kapanlagi dimanjakan suami, teman dan keluarga, kecuali saat hamil. Ketika hamil, semua orang akan jadi sangat perhatian pada Anda. Teman sekantor bisa dengan senang hati membukakan pintu untuk Anda, suami rela memijat kaki Anda yang pegal, dan ibu Anda mau membuatkan masakan spesial yang tengah diidamkan.

7. Tendangan & Gerakan Janin

Tidak ada yang bisa menggantikan perasaan seorang wanita ketika merasakan tendangan atau gerakan janin yang tengah dikandungnya. Memang seorang wanita hamil, bisa melihat bayi mereka melalui USG empat dimensi. Namun ketika janin di dalam kandungan bergerak, Anda tentu akan merasakan sesuatu yang luar biasa dan momen tersebut pun akan diingat terus. Bagaimana, apakah Anda jadi rindu hamil?
(eny/eny)

Wednesday, March 16, 2011

Ketangguhan Jepang Memukau Dunia

Kompas.com, KETANGGUHAN Jepang menghadapi tekanan tiga bencana besar sekaligus, yakni gempa bumi, tsunami, dan radiasi nuklir, memukau dunia. Reputasi internasional Jepang sebagai negara kuat mendapat pujian luas. Tak adanya penjarahan menguatkan citra ”bangsa beradab”.

Pemerintah Jepang, Selasa (15/3), terus memacu proses evakuasi dan distribusi bantuan ke daerah bencana yang belum terjangkau sebelumnya. Seluruh kekuatan dan sumber dayanya dikerahkan maksimal ke Jepang timur laut, daerah yang terparah dilanda tsunami.

Evakuasi korban tsunami berjalan seiring dengan evakuasi ribuan warga yang terancam terpapar radiasi nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi, utara Tokyo. Prefektur Fukushima juga termasuk salah satu daerah korban gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat lalu.

Televisi, media cetak, radio, dan situs berita online di seluruh dunia telah merilis bencana itu. Hal yang mengagumkan dunia, seluruh kejadian serta momen dramatis dan mendebarkan direkam televisi Jepang detik demi detik, sejak awal gempa, datangnya tsunami, hingga air bah itu ”diam”.

Jepang lalu mengabarkan drama amuk alam yang menyebabkan lebih dari 10.000 orang tewas dan 10.000 orang hilang itu ke seluruh dunia. Meski sempat panik, Jepang dengan cepat bangkit, mengerahkan seluruh kekuatannya, mulai dari tentara, kapal, hingga pesawat terbang. Jumlah tentara dinaikkan dua kali lipat dari 51.000 personel menjadi 100.000 personel. Sebanyak 145 dari 170 rumah sakit di seluruh daerah bencana beroperasi penuh.

Sekalipun kelaparan dan krisis air bersih mendera jutaan orang di sepanjang ribuan kilometer pantai timur Pulau Honshu dan pulau lain di Jepang, para korban sabar dan tertib menanti distribusi logistik. Hingga hari keempat pascabencana, Selasa, tidak terdengar aksi penjarahan dan tindakan tercela lainnya.

Associated Press melukiskan, warga Jepang tenang menghadapi persoalan yang ditimbulkan bencana. Sisi lain yang diajarkan masyarakat Jepang ialah sikap sabar meski mereka diliputi dukacita akibat kehilangan orang-orang terkasih. Mereka sabar menanti bantuan. Pemerintah bisa lebih tenang untuk fokus pada evakuasi, penyelamatan, dan distribusi logistik.

Bencana terbaru adalah bahaya radiasi nuklir akibat tiga ledakan dan kebakaran pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Dari enam reaktor nuklir, empat di antaranya telah bermasalah. Jepang belajar dari kasus Chernobyl dan membangun sistem PLTN-nya lebih baik. Pemerintah menjamin tak akan ada insiden Chernobyl di Jepang.

”Perserikatan Bangsa-Bangsa belum mengambil langkah-langkah selama belum ada permintaan. Jepang adalah negara paling siap di dunia (menghadapi bencana),” kata Elisabeth Byrs, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), kepada Reuters.

Byrs melanjutkan, ”Jepang menanggapi tiga darurat sekaligus, yakni gempa, tsunami, dan ancaman nuklir, dan melakukannya dengan sangat baik.”

Para blogger dan pengguna situs jejaring sosial berbahasa Inggris memuji Jepang sebagai bangsa yang tabah (stoic) dan bertanya-tanya tentang kemampuan bangsa lain, terutama di Barat, jika diguncang tiga bencana besar sekaligus. Mereka memuji Jepang adalah sebuah bangsa yang hebat, kuat, dan beretika.

Profesor Harvard University, Joseph Nye, mengatakan, bencana telah melahirkan Jepang sebagai bangsa soft power. Istilah itu diciptakannya untuk melukiskan Jepang mencapai tujuannya dengan tampil lebih menarik bagi bangsa lain.

Saat bencana dan tragedi kemanusiaan mengundang simpati dari dunia Jepang, citra negara yang tertimpa bencana jarang mendapat keuntungan dari bencana tersebut. Pakistan, misalnya, menerima bantuan AS dan negara lain saat dilanda banjir bandang tahun lalu. Namun, bantuan individu sangat sedikit, yang disebabkan citra negeri itu di mata dunia. China dan Haiti juga menghadapi kritik atas penanganan gempa bumi tahun 2008 dan 2009.

Menghadapi kebutuhan akan dana rekonstruksi skala besar, Jepang masih menimbang tawaran internasional. ”Meski dilanda tragedi dahsyat, peristiwa menyedihkan, ada fitur-fitur yang sangat menarik dari Jepang,” kata Nye kepada AFP.

”Terlalu dini untuk memprediksi apakah mereka berhasil memulihkan ekonomi. Tetapi, dilihat dari jauh, rakyat Jepang memperlihatkan ketabahan saat krisis. Hal ini berbicara banyak soal Jepang di masa depan,” kata Wakil Direktur Center for Strategic and International Studies Nicholas Szechenyi.

Friday, March 11, 2011

Kapan Kawin?

KOMPAS.com - Jika Anda masih lajang, Anda pasti sudah berulangkali mendengar pertanyaan seperti, "Kok belum kawin, sih?" atau "Kapan kawin?" atau "Kamu sih, pilih-pilih!". Si penanya mungkin tak sadar, betapa menjengkelkannya mendengar pertanyaan seperti itu. Anda sudah mendengarkannya sejak tahap Anda merasa terganggu dengan pertanyaan semacam itu, mulai kebal, hingga mulai terganggu lagi (ketika sadar usia sudah mendekati 35 tahun).

Mungkin si penanya memang tak bermaksud menyinggung perasaan Anda, karena itu memang pertanyaan standar yang akan dilontarkan orang ketika sudah lama tak bertemu. Oleh karena itu, daripada stres karena mendapat pertanyaan yang itu-itu saja, lebih baik Anda mencoba menjawabnya dengan cara yang berbeda. Entah itu dengan mengutarakan pandangan Anda tentang pernikahan, atau menanggapinya dengan jokes saja. Yang penting, jawablah dengan tenang namun tetap percaya diri. Nah, berikut jawaban yang bisa Anda berikan:

"Belum ketemu yang seiman. Kalau sudah seiman pun, belum tentu langsung cocok, kan?" 
Jawaban ini akan membuat si penanya respek terhadap kondisi Anda. Bahwa, menemukan pasangan yang seiman adalah prinsip Anda, dan ini jauh lebih elegan daripada menikahi siapa saja karena sudah didesak untuk menikah.

“Yah, gimana dong, dulu aku terlalu lama menghabiskan waktu dengan orang yang salah. Sekarang, aku lagi sibuk-sibuknya. Tapi aku tetap mencari, kok!"
Jawaban ini menunjukkan bahwa Anda bersikap realistis dengan kondisi Anda. Anda terlihat percaya diri, namun tetap rendah hati. Setiap orang pernah berbuat kesalahan, dan Anda ingin memperbaikinya. Siapa tahu, akibatnya si penanya akan mengenalkan Anda pada temannya.

“Kalau aku tahu jawabannya, mungkin aku sudah menikah sekarang, dan kamu jadi patah hati!"
Anda bisa mengatakan hal ini jika yang bertanya seorang pria, dan Anda merasa tertarik padanya. Bila ia juga masih lajang, bukan tak mungkin jawaban ini akan membuka peluang baginya untuk menjajaki hubungan dengan Anda.

“Ah, senang juga kok, tetap melajang. Nggak ada yang melarang kalau mau keluar kota, dan nggak perlu kompromi soal apapun."
Anda menunjukkan bahwa menjadi lajang tak selamanya merugikan, atau memalukan. Namun, sampaikan jawaban itu dengan ekspresi yang meyakinkan. Bila tidak, Anda hanya akan dianggap menghibur diri, atau bersikap defensif. Kalau Anda memang masih menikmati kehidupan lajang, kalimat ini menjadi cara yang baik untuk menjawab pertanyaan. 

“Aku masih mencari pria beruntung yang akan mendapatkanku...."
Wow... great answer, great sense of humour! Berikan senyuman Anda yang paling menawan, dan tunjukkan kepribadian Anda yang menyenangkan. Jawaban ini juga membuat si penanya sadar bahwa perempuan tetap harus mencari pria yang baik dan dapat diandalkan, karena Anda pun punya kualitas yang sama. Hanya karena masih lajang, tak berarti Anda desperate.

"Aduh, belum ketemu Mr Right, nih! Cariin, dong!"
Nah, ini jawaban yang akan menguntungkan Anda. Bila Anda memang cukup sibuk sehingga tak terlalu sering meluangkan waktu senggang bersama teman-teman, si penanya akan merasa tergerak untuk mengenalkan Anda dengan teman-temannya. Bahkan, Anda mungkin bisa mendapat kenalan lebih dari satu. Asyik, kan?

"Ya, jelas harus pilih-pilih dong! Kalau tiba-tiba dia ternyata perampok bank, gimana?"
Ini juga jawaban yang asyik, karena Anda menanggapi tuduhan "pilih-pilih" tadi dengan humor. Percayalah, sebagai perempuan Anda memang harus memilih pria yang mampu mendampingi Anda seumur hidup. Dan ini tak mungkin dicapai bila Anda tergesa-gesa memutuskan pria yang ingin Anda nikahi. Tentu, pilih-pilih yang dimaksud bukan "pilih yang ganteng, jangkung, kaya, atau terkenal".

Sekali lagi, apapun jawaban yang Anda berikan, Anda harus percaya dengan apa yang Anda katakan. Bila Anda "membaca" bahwa percakapan itu akan berlarut-larut, segeralah mengganti topik pembicaraan. Ini memperlihatkan bahwa Anda tak bisa diatur olehnya. Lagipula, jika si penanya tergolong orang yang usil atau gemar mengurusi orang lain, tak ada gunanya meladeninya.

Tuesday, February 16, 2010

Nyaris kena Scam

Jaman sekarang yang namanya Internet dan e-mail mungkin sudah bukan barang baru lagi, apalagi dengan adanya jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, maka tidak heran kadang kita menganggap eksistensi diri diukur dari seberapa banyak teman yang terhubung dan seberapa sering kita mengupdate status. Bahkan sekarang anak SD pun sudah memiliki account Facebook, padahal orang tuanya boro-boro ngerti Facebook itu jenis makanan apa.

Bagi yang sudah memiliki alamat e-mail, mungkin sudah akrab dengan istilah spam. Entah dari mana datangnya, jaman sekarang baru punya alamat e-mail pun spamnya sudah ratusan, ribuan lainnya artikel forward-an yang akan berulang kali masuk inbox kita.

Spam

Lalu apa sih Spam itu? Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, spam atau junk mail adalah penyalahgunaan dalam pengiriman berita elektronik untuk menampilkan berita iklan dan keperluan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web.

Ketidak nyamanan yang paling terlihat jelas adalah banyaknya pesan yang masuk ke dalam Inbox kita sehingga e-mail-e-mail yang memang penting bagi kita justru tidak kita sadari kehadirannya. Saking banyaknya, bagi yang memiliki kapasitas e-mail terbatas, maka kapasitas e-mail akan segera habis.

Spam biasanya hanya berisi berita yang tidak pernah kita inginkan, tetapi spam bisa juga berisi malware yang akan menyerang komputer kita ketika kita membukanya. Untungnya e-mail gratisan di internet seperti Yahoo! Mail dan Gmail sudah dilengkapi fitur anti spam yang cukup baik sehingga kita hampir tidak merasakan adanya spam di Inbox kita lagi.

Scam

Lalu apa itu Scam? Lagi-lagi mengambil definisi dari Wikipedia berbahasa Indonesia, maka scam adalah berita elektronik dalam Internet yang membohongi dan bersifat menipu, sehingga pengirimnya akan mendapat manfaat dan keuntungan tertentu. Contoh scam yang sering kita jumpai adalah surat berantai dan pengumuman lotre.

Efek dari scam jauh lebih berbahaya dibanding spam, karena scam akan mengajak anda melakukan sesuatu yang tanpa anda sadari akan merugikan anda dan menguntungkan orang lain.

Send me an iPod to Nigeria

Salah satu scam yang cukup populer beredar di Internet adalah tentang permintaan pengiriman iPod ke Nigeria dengan imbalan yang cukup besar hingga mencapai USD 400 - 600 sudah termasuk ongkos kirim.

Hal ini juga kami alami, seperti yang anda ketahui, produk-produk yang kami jual di toko online kami (http://toko.semuada.com) semakin bertambah dan bervariasi dari hari ke hari. Selain melalui toko online, kami juga aktif di jejaring sosial Facebook dan microbloging Twitter. Nah saat ini kami sedang fokus untuk memasarkan produk-produk dari Apple, mulai dari iPod Shuffle, iPod Mini, iPod Classic hingga yang sekelas server.

Entah dari mana datangnya, tiba-tiba saya mendapat sebuah pesan dari orang bule dari Amerika sono, pake bahasa Inggris menanyakan apakah iPod nya masih available atau tidak. Alasan dia adalah dia ingin memberi hadiah anak temannya yang sedang berulang tahun yang tinggal di Nigeria!

WoW! Semuada goes international! Begitu pikir saya. Dia awalnya menawarkan USD 400 termasuk ongkos kirim yang akan dikirimkan melalui account Paypal kami. Ini memang bukan yang pertama bagi kami mendapat pesanan dari daerah terpencil di Indonesia bahkan dari luar negeri sekalipun, walau memang diakui jumlahnya tidak begitu signifikan.

Maka ketika mendengar ada pesanan seperti itu, yang ada ya kita senyum-senyum bahagia membayangkan toko.semuada telah dikenal dunia Internasional. Dengan harapan kalau kami bisa melayani dengan baik, semoga yang bersangkutan akan kembali belanja kepada kami. Barang sudah di pack, sudah ditimbang, ongkos kirim pun sudah disiapkan menggunakan DHL. Semuanya sudah siap!

Yang belum tinggal alamat tujuan dan transfer uangnya melalui Paypal. Kami konfirmasikan kembali kepada yang bersangkutan. Dan tidak lama kemudian sebuah e-mail konfirmasi pembayaran masuk! Yup, dalam e-mail tersebut dikatakan bahwa uang sudah ditransfer sesuai kesepakan, tetapi kami baru akan mendapatkan uangnya segera setelah kami mengirimkan shipment tracking number nya ke mereka.

Nyaris barang akan dikirim kalau saja saya tidak menyadari satu keanehan dalam e-mail tersebut, yaitu dari alamat pengirimnya! Ya! Ini bukan e-mail konfirmasi dari Paypal! Domain yang digunakan salah, dan ternyata berbeda dengan email-email lain dari Paypal. Domain pengirim berasal dari int'l.paypal.com adapun domain pengirim asli dari paypal adalah intl.paypal.com. Bagi yang memiliki pemahaman sedikit tentang internet, domain dan sub domain, maka kita akan tahu bahwa karakter [ ' ] tidak bisa digunakan sebagai nama domain.

Dari sinilah saya mulai melakukan penyelidikan, melakukan beberapa panggilan internasional dengan customer service Paypal di Singapura untuk memverifikasi e-mail tersebut hingga akhirnya dapat kejelasan dan kepastian bahwa e-mail yang saya terima bukan dari Paypal dan tidak ada transaksi yang masuk dari yang bersangkutan. Saya juga memastikan lagi email tersebut dengan melihat header email dan ternyata email tersebut dikirim dari alamat yang berbeda yang jelas bukan alamat Paypal!

Coba bayangkan, kalau saja saya kami tidak jeli, maka kami sudah pasti akan mengirimkan iPod tersebut, mengirimkan tracking numbernya dan tidak pernah menerima sepeserpun uang untuknya.

Setelah berapa lama, saya penasaran dan mencoba googling dengan kata kunci iPod, Nigeria, shipment, dan ternyata kami tidak sendiri, banyak juga yang tertipu dan mengirimkan iPod mereka ke Nigeria dengan cuma-cuma.

Shandy

Chief Creative Officer

Tuesday, November 24, 2009

Skill yang dibutuhkan untuk memajukan Toko online

Seperti dalam berbagai media online ada penawaran pelatihan toko online, maka yang tampak baru sekedar penawaran pelatihan install softwaere toko online, artinya baru sebatas membangun toko online sebagai benda. Belum memiliki roh yaitu strategi bisnis dan pemuas pelanggan. Namun saya sedih sekali ketika pelatihan membuat toko online baik dengan oscommercer, prestashop, magento, zen cart dll itu diberi judul stategi bisnis online. Kenapa? Iya karena pelatihan itu baru mengarah pada skill IT saja sedangkan masih ada banyak skill yang dibutuhkan untuk memajukan toko online, antara lain:

Skill BIdang Keuangan
Skill ini dibutuhkan dalam bisnis toko online untuk menagarah pada sejauh mana pengelolaan toko online menjadi unit yang profitable, artinya bisa memperoleh laba jadi tidak hanya menerima uang. Banyak toko online masih menghitung bisnisnya sekedar menerima uang. Skill Bidang keuangan harus bisa memperhitungkan, biaya operasional, biaya promosi, dan perencanaan keuntungan jika ada diskon, jika biaya tak terduga untuk return, klaim pengiriman dll. Pentingkan bidang keuangan ini? Kalo anda ingin sukses seperti EBAY.COM anda wajib menetukan arahnya. Sehingga menentukan diskon bukan dari feeling saja, namun dari prediksi keuntungan setelah memperhitungkan biaya operasional. Emosional dalam arus diskon karena pesaing maka menyebabkan frustasi sesaat jika ternyata keuntungan sangat minim tidak mampu diputar kembali dananya. Ingat ini bisa dipelajari sambil jalan tapi harus dipahami. Bidang keuangan juga mampu mengawasi perkembangan atau keruagian secara cepat.

Skill Bidang Pemasaran

Ada beberapa perusahaan yang begitu menggantung kan usahanya terhadap aspek pemasaran tentu juga dalam toko online, karena yang dijual di toko online mudah sekali di duplikasi oleh orang lain, dengan harga yng mungkin lebih murah. Saya ingat bahw ada produk di Yogya bidang kerajinan yang dijual online, dalam 3 hari sudah diduplikasi di toko online milik orang jawa barat dengan harga lebih miring, karena memang kedekatan bahan baku lebih unggul di Jawa barat. Sehingga pemasaran merupakan hak yang penting agar transaksi terus berjalan, awareness juga tetap berlaku setiap saat. Pemasaran yang baik tentu adalah bukan sistem menjual saja, namun lebih kepada mengingat pelanggan untuk tetap puas dan tetap loyal. Produk boleh sama, harga bisa lebih mahal namun karena konsen dalam membangun kredibilitas, pelanggan tetap loyal.

Skill Perilaku Konsumen

KEtika semua orang membuat website untuk toko online maka, berbondong-bondong orang mengikuti pelatihan training computer dan programming toko online namun sadarkah bahwa semua pelanggan tidak akan mengakses lewat web dengan akses HTTP bisa saja karena ada PDA,HP, Blackberry yang canggih maka model WAP, MOBILE ACCESS lebih disukai karena kecepatan, kemudahan dan murah akses. Perangkat PDA,HP, Blackberry memang semakin sebanding dengan Laptop, tapi itu kan fitur, nah untuk lebarnya layar maka PDA,HP, Blackberry tidak bisa menandingi Laptop atau PC. Perilaku ini juga berdasar segmentasi yang tepat.

Skill untuk Management Information System

Tidak harus dari orang Informatika untuk bisa menguasai Management Information System, karena toko online yang mempunyai kekuatan yang baik adalah toko online yang menggunakan Management Information System yang berorintasi pelanggan. Misal masing masing SOurcode antara Prestashop. Magento, Zencart, OScommerce menawarkan Management Information System yang berbeda. Atau anda mau membuat sendiri web toko online maka Management Information System adalah dasar yang terus diperbaiki, bahkan EBAY yg besar pun terus menyempurnakan aspek Management Information System. Facebook pun penyempurnaan untuk bidang Management Information System tetap dijalankan, untuk akses yang cepat, mudah ,murah, simple, namun tangguh dalam melayani transaksi

Skill Ekonomi

Ini hanya sekedar tambahan yang lebih mendorong faktor apa yang akan booming dalam produk-produk masa depan dan tetap aman sampai waktu tertentu. Misal dengan memanfaatkan situs Desperindag dan Bursa Ekspor impor dan gejolakperekonomian suatu Negara maka bisa menentukan lamgkah, minimal mampu mengalihkan arah penjualan dari suatu Negara yang tiba-tiba hancur bangkrut ke Negara yang lebih kondusif. Dengan Skill Ekonomi prediksi trend akan lebih mudah, misal lebih prospeks mana, antara bisnis toko online mebel ekspor atau bisnis toko online hasil kerajinan.
Ada 5 skill lagi yang perlu dalam membangun sukses nya toko online, akan disampaikan lain waktu. SUkses dengan toko online yah, aka nada artikel toko online di masa-masa mendatang.
Tidak perlu gusar semua skill uuntuk membangun skill toko online dengan sukses bisa dipelajari/dibangun secara perlahan, yang terpenting mulailah dengan membangun toko online dari hal yang terkecil.

Saturday, June 06, 2009

Puisi yang aneh . . .


Harian Kompas,Rabu 20 Mei 2009

andai aku bukan seorang Indonesia

Maka tak usahlah aku peduli dengan apa yang terjadi di negeri ini, 101 tahun lalu, sekarang, atau bahkan seribu tahun lagi.

Andai aku bukan seorang Indonesia maka aku tak perlu peduli dengan semua yang kulihat di jantung negeri ini, di Grand Indonesia Shopping Town. Masa bodoh dengan semua barisan mahakarya yang berdiri di jalan M.H. Thamrin No. 1 itu.

Masa bodoh dengan menara BCA-nya yang menggapai mega-mega angkasa atau Grand Indonesia Shopping Mall yang menjanjikan seribu satu pengalaman baru atau Kempinski Private Residences yang menghembuskan pesona keindahan nan abadi.

Andai aku bukan seorang Indonesia, aku takkan ambil pusing dengan kebesaran Hotel Indonesia simbol kebanggaan sejarah yang dibangun dengan semangat kebangkitan negeri ini.

Tapi aku adalah seorang Indonesia yang pada hari ini bergetar hebat hatinya saat melihat kebanggaan kami, Hotel Indonesia Kempinski sebagai bagian dari Grand Indonesia Shopping Town, selesai di pugar dan dibuka kembali untuk mengumandangkan kejayaan Indonesia Raya.

Aku adalah seorang Indonesia yang bangga melihat negeriku tak pernah takluk oleh zaman. Dan aku percaya bahwa sekecil apapun yang aku lakukan pada negeriku, akan membuat bangsaku semakin besar.



Itulah yang terpampang satu halaman penuh di surat kabar Kompas Rabu, 20 Mei 2009.

Lalu anehnya ada di mana? Mari kita bahas satu per satu.

Maka tak usahlah aku peduli dengan apa yang terjadi di negeri ini, 101 tahun lalu, sekarang, atau bahkan seribu tahun lagi.

Aku perduli dengan Indonesia, oleh karenanya aku belajar mencintai produksi-produksi dalam negerinya sebagai kekayaan yang tak tergantikan. Aku perduli, dengan Indonesia saat ini dan seribu tahun lagi, oleh karenanya aku selalu membuka mata dan hati untuk mencari dimana sebetulnya kesalahan bangsa ini sehingga bangsa yang begitu kaya, sekarang malah terpuruk sedemikian dahsyatnya.

Andai aku bukan seorang Indonesia maka aku tak perlu peduli dengan semua yang kulihat di jantung negeri ini, di Grand Indonesia Shopping Town. Masa bodoh dengan semua barisan mahakarya yang berdiri di jalan M.H. Thamrin No. 1 itu.

Aku perduli dengan Indonesia, dan aku perduli dengan semua yang kulihat di Grand Indonesia, disana yang aku lihat hanya produk-produk dari luar negeri, dan hanya beberapa saja yang produk dalam negeri. Maha karya yang kulihat bukanlah tentang Indonesia, tetapi tentang New York, Texas, Broadway, yang sanggup membuat saya lupa dengan kekayaan negeri ini.

Masa bodoh dengan menara BCA-nya yang menggapai mega-mega angkasa atau Grand Indonesia Shopping Mall yang menjanjikan seribu satu pengalaman baru atau Kempinski Private Residences yang menghembuskan pesona keindahan nan abadi.

Saya orang Indonesia, dan saya tidak masa bodoh dengan menara BCA-nya, atau Grand Indonesia Shopping Mall ataupun Kempinski Private Recidences nya, dimana ketika saya mau ke menara BCA atau Grand Indonesia, saya harus meninggalkan sendal jepit kesayangan saya di rumah, mengganti kaos kesayangan saya yang sudah berumur 7 tahun dengan sebuah kemeja, dan menjadi seseorang yang bukan saya hanya untuk merasa pantas berada di sana. Saya sangat perduli dengan Kempinski Private Recidences nya yang saya tidak bisa menikmati secuil saja keindahan dan kemegahannya hanya karena saya tidak memiliki cukup uang untuk itu.

Andai aku bukan seorang Indonesia, aku takkan ambil pusing dengan kebesaran Hotel Indonesia simbol kebanggaan sejarah yang dibangun dengan semangat kebangkitan negeri ini.

Tapi aku adalah seorang Indonesia yang pada hari ini bergetar hebat hatinya saat melihat kebanggaan kami, Hotel Indonesia Kempinski sebagai bagian dari Grand Indonesia Shopping Town, selesai di pugar dan dibuka kembali untuk mengumandangkan kejayaan Indonesia Raya.

Hati ini bergetar sangat hebat ketika melihat kemegahannya, kemegahan yang dibangun dari uang rakyat, dari pajak yang dipungut dariku dan 200 juta lebih masyarakat Indonesia, bahkan harus dengan berhutang keluar negeri, tetapi tidak bisa dinikmati oleh setiap dari kita, hanya mereka yang kaya saja yang bisa menikmatinya, sementara kami?
Hati ini bergetar hebat melihat kemegahannya karena meskipun bernama Grand Indonesia, tetapi sudah bukan milik negara kita lagi. Sedih rasanya jika mengingat bahwa Grand Indonesia dibangun dari uang rakyat, tetapi kemudian dijual kepada swasta.
Hati ini bergetar hebat melihat bagaimana ratusan karyawan dipecat ketika mereka mempertahankan mati-matian Hotel Indonesia agar tetap menjadi milik bangsa.
http://www.detiknews.com/read/2009/05/18/114023/1133198/10/mantan-karyawan-demo-tolak-peresmian-hi

Aku adalah seorang Indonesia yang bangga melihat negeriku tak pernah takluk oleh zaman. Dan aku percaya bahwa sekecil apapun yang aku lakukan pada negeriku, akan membuat bangsaku semakin

Aku adalah orang Indonesia, aku bangga karenanya, tetapi hatiku telah hancur berkeping-keping melihat saudara-saudaraku di pinggiran Grand Indonesia berkubang dengan kemiskinan, sementara di depan mereka ada sebuah monumen konsumerisme dan liberalisme yang begitu megah berdiri yang dibangun dari setiap rupiah pajak yang mereka bayarkan.
Hatiku hancur berkeping-keping ketika melihat begitu banyak uang yang dihamburkan untuk membangun monumen konsumerisme dan liberalisme dari uang rakyat, tetapi diperuntukkan hanya untuk sebagian golongan saja.
Hati ini hancur ketika memikirkan bagaimana setiap rupiah yang diperoleh harus disetorkan kepada Kempinski Principal yang artinya devisa kita akan banyak menguap ke luar negeri dan akan mengakibatkan tambahan beban inflasi bagi rakyat.

AAAArgh, aku tak tahu lagi, aku orang Indonesia, tapi aku tidak bangga dengan segala yang ada pada Grand Indonesia!!!

Friday, February 27, 2009

Semakin tak berharga

Uang, kita semua tau bahwa uang bukanlah segalanya, tapi uang dapat membeli hampir segalanya. Philosophy inilah yang paling sering digunakan oleh para MLM-ers, para bisnismen yang sibuk membahagiakan orang-orang yang dicintainya dengan memberikan dunia di hati dan tangan mereka.

Tapi saya tidak akan membahas mengenai MLM kali ini, melainkan saya akan membahas mengenai uang itu sendiri sebagai alat jual-beli atau lebih tepatnya sebagai sebuah alat pertukaran.

Prehistoric
Pada jaman prehistoric, halah susah bahasanya! Pokoknya jaman baheula banget, ketika kita menginginkan sesuatu, maka kita harus menukarnya dengan sesuatu yang lain yang kita punya yang memiliki nilai yang sama. Misalnya ada yang punya baju, lalu kita mau baju tersebut, maka kita harus menukarnya dengan sesuatu yang kira-kira sama nilainya, misalnya dengan beras 3kg.

Inilah yang disebut sistem Barter.

Sistem ini terus berlangsung hingga ditemukannya logam mulia seperti besi, kuningan, tembaga, emas dan perak. Dengan berjalannya waktu, hanya emas dan perak yang dapat digunakan sebagai alat pertukaran universal. Dalam Islam Emas dan Perak ini dikenal sebagai Dinar dan Dirham, yang ditetapkan sebagai alat pertukaran dalam Daulah Islamiyah.

Sampai di bahasan ini, dapat dikatakan bahwa alat pertukaran yang digunakan masih memiliki nilai yang pasti dan tetap. Artinya, jika 1 Dinar bisa digunakan untuk membeli 1 atau 2 ekor kambing (tergantung besarnya), maka nilai ini akan tetap seperti itu sampai kapanpun adanya. Atau bahkan ketika dengan 1/4 Dinar kita sudah bisa memberi makan satu keluarga, maka sampai kapanpun 1/4 Dinar tetap menjadi batasan memberi makan satu keluarga.

Modern Days
Karena Emas dan Perak adalah merupakan barang tambang yang tidak selalu ada di setiap daerah, maka daerah-daerah miskin emas dan perak seperti Eropa dan Amerika berlomba-lomba mencari emas ke daerah-daerah yang belum terjamah seperti ASIA dengan agenda Gold, Glory dan Gospel-nya yang merupakan kedok dari penjajahan.

Gagal dengan penjajahan, alat pertukaran pun diubah. Tidak perlu Emas atau Perak yang terbatas jumlahnya, tetapi digantikan oleh sesuatu yang tidak terbatas dan tidak akan habis jumlahnya yaitu Kertas yang dapat diproduksi dari kayu. Jadilah uang kertas.

Uang kertas inilah yang dapat diproduksi secara berlebih dan gila-gilaan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Awalnya uang kertas (oke! uang logam juga deh!) masih ditopang dengan emas, artinya, setiap nominal yang tertera di atasnya masih dapat dikonversi ke-emas dengan nilai yang sama dan tetap. Untuk itulah awalnya untuk mencetak uang, harus melihat cadangan emas yang tersimpan terlebih dahulu.

Tapi akhirnya karena Eropa dan Amerika benar-benar tidak memiliki cadangan emas dan perak yang cukup, mereka meng-opini-kan pada dunia bahwa emas dan perak adalah masa lalu, masa kini adalah dolar dan poundsterling. Disini yang menang tentulah Amerika, oleh karena itu Indonesia dengan sukarela mengkonversi cadangan emas dan peraknya ke dolar Amerika (USD).

Jangan heran kalau dari tahun ke tahun selalu terjadi inflasi, karena pada dasarnya dolar selalu ditarik dari peredarannya di pasaran sehingga harganya pun naik yang berakibat diiringi oleh naiknya harga-harga barang yang berakibat juga pada semakin tidak berartinya uang.

Mari kita simulasikan, dari dulu selembar kertas memiliki nilai yang sangat kecil sampai ia dijadikan sebagai mata uang. Jadi, dari dulu sampe sekarang selembar kertas nyaris tidak bisa di tukar oleh apapun hingga dipaksakan memiliki nilai tukar dengan mencantumkan angka diatasnya. Makanya ketika dolar ditarik dari peredarannya, uang ini seakan tidak sanggup mempertahankan harganya, berbeda dengan emas yang akan tetap memiliki nilai tukar yang sama ada atau tidak adanya dolar.

Coba bandingkan harga kambing tahun 2009 dan harga kambing tahun 1999 kemudian konversikan ke harga emas di masing-masing tahun, dapat dipastikan bahwa harganya tetap berkisar di 1-2 Dinar.

Kita ambil contoh lain, dulu kerupuk putih biasa nyaris tidak ada harganya, kita bisa beli 4 hanya Rp. 25 perak, kemudian naik menjadi 50 perak, 100 perak, 500 perak, 1000 perak, hinga 1000 perak per satu kerupuk!


Post-Modernisme
Seakan tidak puas dengan mencampakkan emas dan perak, diciptakanlah bank dengan dalih sebagai alat penyimpanan yang aman.

Dengan bank, kekayaan kita hanyalah sekumpulan angka diatas kertas kosong tanpa bisa di indera kecuali dengan mata. Artinya kita tidak dapat membelanjakan uang kita dengan menjadikan buku tersebut sebagai alat tukar.

Lebih parahnya, buku pun digantikan dengan ATM sebagai alat mengambil uang. Kartu plastik PVC biasa bisa di tukar dengan uang?

Tambah parah sekarang BCA mengeluarkan Flash dengan propaganda "Bentuk baru uang anda". Jadi dengan kartu PVC itu tinggal tempel langsung angka di bank kita berkurang. Makin tidak berharga kan?

Bingung deh...
Gak usah pake bingung. Ilustrasi sebenarnya sih, andaikata Flash laku keras hingga seluruh orang di Indonesia pake Flash. Lalu suatu saat seluruh sistem BCA mati ATAU kita pergi keluar negeri naek pesawat terus kecelakaan terdampar di suku pedalaman AMAZON, pada saat itu, apakah Kartu Kredit, ATM, atau bahkan Flash kita bisa digunakan? Bahkan jika kita mempunyai uang 1 billiun pun? Saat itu, uang pun sudah menjadi tidak berharga.

100% Indonesia + 200% Bule = ?

100% Indonesia

Gak heran, karena lahir di Indonesia, masa kecil di Indonesia, SD, SMP, SMA, Kuliah juga di Indonesia. Kerja juga di Indonesia, boro-boro ke luar negeri, keluar rumah aja jarang.

Bapak Indonesia tulen, Ibu apalagi Sunda abiezzzzz.

Tinggi badan? Standar orang Indonesia lah. Warna kulit? Yaaaah pasti lah sawo matang kecemplung bayclean. Bentuk muka? Pokoknya mirip Bapak, cuman karena gw jarang keluar rumah dan doyan makan jadi agak putih dan lebar alias agak gemuk.


200% Bule

Jadi secara fisik lahiriah gw ini 100% Indonesia. Gak ada keraguan untuk itu. Tapi setelah liat-liat dan tengok kanan-kiri kok gw mirip banget bule ya?

Masa sih?

Iya! Kemeja kerja gw aja mereknya YSL, Ricciman, YeGee, Laruso, Executive 99. Sepatu gw King's. Kaos kaki gw Mundo, Parfum: Axe, buat BB nya Rexona, Shampo: Dove, Sabun: Livebuoy, Pasta Gigi: Pepsoden, Sikat Gigi: Pepsoden, Motor: Honda, Olinya Top1, Helm: GDR, Pompa galon air: Sanex, Air Minumnya AQUA, Speaker: Altec Lansing, Cable Roll: LOYAL, Obat Nyamuk: HIT, Sajadah: Turki, Jaket: Enduran, Laptop: Dell, Modem: Vodafone, HP: SonyEriccsson & Nokia, Ext HDD: Western Digital, Wax Motor: KIT, Sabun piring: Mama Lemon.

Eh, masa sih segitu banyak barang tapi gak ada yang asli Indonesianya? Semuanya kok produk bule ya?

?
Gak cuman itu, tapi selera musik dan kesenian lainnya juga selera bule, makanan favorite nya juga MCD, KFC, Pizza, Burger, dan junk food lainnya.

Pola pikir juga sudah pola pikir bule.

Terus kalo 100% orang Indonesia tapi seleranya 200% Bule, kita mau jadi apa ya?

Monday, February 23, 2009

27 hanyalah 27

Sekali lagi, birthday lagi, sesuatu yang selalu berulang dan sudah berulang sebanyak 27 kali. Sebanyak itu pula yang terasa hanyalah beban di pundak ini yang terus bertambah 27 kali.
27 mimpi, 27 harapan, 27 doa, dan sebanyak 27 pula tangis dan air mata terus menghiasi 27 x 3365 hari-hari ku.
Tidak ada yang berubah, semuanya masih sama, hanya mata ini sudah terbiasa melihat yang tak terlihat, hati ini merasakan 27 kali dari yang biasa terasa.
Merasakan 27 kali lebih penat di mata, 27 kali lebih lelah di hati, 27 kali lebih rasa sepi, 27 kali lebih rasa rindu, 27 kali lebih rasa takut.

27, sudah melebihi 1/4 angka maksimum hidup manusia, tapi 27 juga tidak memberikan sesuatu pun yang berarti. 27 yang sama tanpa henti, 27 yang sia-sia tanpa arti, 27 yang luar biasa membosankan, 27 yang akan terus bertambah, tapi 27 akan selalu 27 tanpa bisa terulang.

Itulah 27 ku. 27 yang tanpa arti. 27 yang tersia-siakan. 27 yang terbuang.

27 hanyalah 27.